Pengertian, Fungsi, dan Jenis Klasifikasi Heat Exchanger

Pengertian, Fungsi, dan Jenis Heat Exchanger – Dalam bahasa Indonesia Exchanger mempunyai arti alat penukar panas , yang berfungsi untuk melakukan perpindahan kalor atau panas dari satu fluida ke fluida lainnya .

Tujuan perpindahan panas ini didalam proses indusri adalah untuk memanaskan atau mendingin suatu fluida hingga mencapai temperature tertentu yang diinginkan  atau pun juga bertujuan untuk mengubah keadaan (fase) fluida dari satu fase ke fase lainnya.

Pada alat penukar panas ini perpindahan panas dapat terjadi secara induksi, konveksi atau radiasi tergantung dari type dan kontruksi alat tersebut.Pengertian,-Fungsi,-dan-Jenis-Klasifikasi-Heat-Exchanger-compressor

Fungsi Alat penukar panas

Berdasarkan fungsi nya alat penukar panas atau kalor ini yang digunakan dalam industri terbagi atas :

Cooler

Alat ini digunaan untuk menurunkan suhu cairan atau gas dengan menggunakan air sebagai media pendinginnya. Disini tidak dipermasalahkan terjadinya perubahan fase.

BACA JUGA:  Pengertian Fungsi, Jenis, dan Cara Kerja Valve di Industri

Boiler

Alat ini digunakan untuk mendidihkan dan menguapkan cairan , dimana uap tersebut berfungsi sebagai pembawa tenaga.

Condenser

Alat ini digunakan untuk mengembunkan atau mengkondensasikan uap sehingga menjadi cair.

Evaporator

Alat ini digunakan untuk menguapkan suatu fluida atau dalam proses kimia berfungsi untuk memekatkan  suatu larutan dari sifat semula.

Chiller

Suatu alat untuk mendinginkan fluida yang berderajat sangat rendah yang tidak dapat dicapai dengan media pendingin air, chiller biasanya dikontruksikan seperti ketel boiler tetapi tanpa weir.

Beberapa jenis Alat Penukar Panas

Adapun bentuk alat penukar panas yang umum digunakan dalam industri kimia ataupun petrokimia adalah :

  1. Alat penukar panas shell & tube
  2. Alat penuar panas Coil and Box
  3. Alat penukar panas Double Pipe
  4. Alat penukar panas Tube Flow
  5. Alat penukar panas Air Fin exchanger yang terbagi lagi menjadi dua:
    • Forced Draft
    • Induce Draft

Jenis Exchanger Menurut arah aliran fluida yang mengalir

Menurut Arah Aliraan Fluida yang mengalir alat penukar panas dapat di kelompok kan atas :

  1. Penukar panas aliran berpapasan (counter current)
  2. Penukar panas aliran searah (co current)
  3. Penukar panas aliran silang (cross current)

Jenis Exchanger Menurut banyak nya fluida yang digunakan

Berdasarkan banyak nya fluida yang digunakan alat penukar panas di bagi atas :

  1. Dua macam fluida (umumnya)
  2. Tiga macam fluida (digunakan dalam proses kimia , misalnya dalam sistem pemisahan udara)

Jenis Exchanger Menurut mekanisme perpindahan panas

Sedangkan dalam mekanisme perpindahan panas nya, alat penukar panas dibagi atas :

  1. Konveksi satu fase (dapat terjadi dengan konveksi paksa atau alamiah)
  2. Konveksi dua fase (dapat terjadi dengan konveksi paksa atau alamiah)
  3. Kombinasi perpindahan panas konveksi dan radiasi.
BACA JUGA:  Pengertian, Fungsi, Jenis dan Type Flange Pipa Standard ANSI

Apa Jenis Heat Exchanger yang paling banyak digunakan?

Heat Exchanger yang paling banyak digunakan di industri kimia adalah Exchanger type Shell & Tube, dimana prinsip kerja dari exchanger ini adalah dengan menukar panas yang akan dibuang dari fluida panas tanpa adanya kontak langsung dengan fluida dingin yang menerima panas tersebut.

Dimana fluida yang mengalir di dalam tube dengan temperatur tinggi akan memberikan sebagian panas nya kepada fluida di dalam shell yang temperature nya lebih rendah dan dapat juga terjadi sebalik nya.

tema-compressor

Pembagian Tiga Kelas Standart Tubular Exhanger Manufacture (TEMA)

Detail-exchanger-type-Shell-&-Tube-compressor
Gambar a , satu jalur tube dan satu jalur shell (Straight tube)  Gambar b,  dua jalur tube satu jalur shell (U-tube).

Standart Tubular Exhanger Manufacture (TEMA) mengklasifikasikan exchanger jenis Shell & Tube ini dalam tiga kelas :

Class “R“

Dirancang untuk dioperasikan pada kondisi yang relative berat , biasanya digunakan pada industry minyak.

Class “B”

Dirancang untuk dioperasikan pada kondisi yang sedang , biasa nya digunakan untuk proses proses kimia.

Class “C”

Dirancang untuk dioprasikan pada kondisi ringan dan untuk jasa pelayanan umum.

Kode Huruf Standart Tubular Exhanger Manufacture (TEMA)Contoh-Exchanger-type-tubuler-straight-tube-menggunakan-floating-cover-compressor

Standard TEMA juga mengklasifikasikan alat penukar panas menurut type stationary head, shell dan real bend ke dalam tiga kode huruf yaitu :

  1. Huruf A, B. C , N dan D yaitu menunjukkan type ujung muka (stasionery head)
  2. Huruf E, F, G, H, J, K dan X yaitu menunjukkan type shell
  3. Huruf L, M, D, U, P, S, T dan W , yaitu menunjukkan type ujung kepala belakang (rear head)

Best Deal

Catatan Terbaru Lainnya

Originally posted 2019-03-11 06:04:54.