Home Bisnis Forex Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

(Last Updated On: February 10, 2019)

Sistem Strategi Forex dengan Moving Average – Analisa terlebih dahulu Trend saat ini pada pasangan mata uang apakah Trend sedang Naik Apa Turun.

  • Trending Up jika EMA 8 Diatas EMA 21, kita hanya mencari setup buy
  • Trending Down Jika EMA 8 dibawah EMA 21, kita hanya mencari setup sell
  • Range Sideway, hanya mencari setup sesuai Trend long-termnya saja

Setingan MA yang kita gunakan adalah 

  • EMA 8 berwarna merah
  • EMA 21 berwarna biru

Teknik Forex yang Wajib Dipelajari sebelum memcoba Sistem Strategi Forex dengan Moving Average:

  • Membaca arah trend dengan moving average
  • Level Support Resistance Dinamis
  • Support Resistance dengan Swing High Low
  • Signal Trading dengan Moving Average
  • Teknik Money Management Yang Wajib Dikuasai Trader

Setup Buy Perpotongan Moving Average Saat Trending UP

\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

Trend up d1

1, lihat trend di time frame besar misal D1, lihat garis MA jika EMA 8 berada di Atas EMA 21 berarti trend di D1 sedang Naik dan berarti kita hanya mencari signal BUY saja

2, Cari dan tandai di titik titik swing low 2 level area support di dekat EMA, dan di titik titik swing high 1 Level area resistance di atas EMA sebagai target Profit awal kita,

3, Jika Harga sudah Mendekati atau Menyentuh Support dinamis EMA maupun Support di Swing Low, maka selanjutnya buka time frame kecil misal H1 untuk mencari signal Buy

4. Di H1 jika harga sudah dekat atau menyentuh support kemudian kita tunggu hingga terjadi perpotongan EMA 8 dengan EMA 21 dari bawah keatas

\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

5. Kemudian kita lihat jarak dari rencana open posisi buy kita dengan resistance yang sudah kita tandai, apakah minimal memiliki jarak Risk Reward 1:1,

BACA JUGA:  Mencari Signal Trading dengan Moving Average
Cara melihatnya dengan menggunakan Fibonanci Retracement yang sudah ditambahkan level -1,-2,-3 dan seterusnya. Cara menarik Fibonya adalah dari swing low ke posisi rencana open posisi buy kita.
\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

Pada setup kali ini Risk Reward yang bisa kita dapat melebihi Reward 2, jika kita mendapatkan Setup dengan jarak sempit dari open posisi sampai area Target Profit tidak memberikan kita keuntungan minimal di garis Reward 1 pada fibo maka sebaiknya kita tidak melakukan open posisi pada setup trading tersebut.

6. kemudian kita hitung jarak antara open posisi ke Stoploss kita untuk menghitung lot yang kita gunakan. Perhitungannya:

  • Resiko yang bisa kita terima = $100
  • Jarak open posisi ke stoploss = 42 pips
  • Lot yang kita pasang = 2.4 lot ($100/42)

7. Terakhir kita bisa open posisi order buy langsung dengan lot 2.4, stoploss di bawah swing low h1 dan target profit di reward 1 atau reward 2, atau area resistance D1 atau di reward 3

8. Jangan lupa untuk Menggeser Stoploss Ke Open Posisi Jika Harga sudah Menyentuh garis fibo Reward 1 sebagai titik BEP ( Break Event Point) sehingga Resiko yang Awalnya $100 dollar setelah Stoploss di geser Resiko kita Menjadi nol atau +$1 untuk Mengamankan Open Posisi trading kita jika Harga tiba tiba Berbalik Arah

Setup SELL Perpotongan Moving Average Saat Trending DOWN

\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

trend down D1
1, lihat trend di time frame besar misal D1, lihat garis MA jika EMA 8 berada di bawah EMA 21 berarti trend di D1 sedang Turun dan berarti kita hanya mencari signal SELL saja

BACA JUGA:  Menentukan Level Support Resistance dengan Moving Average 

2, Cari dan tandai di titik titik swing high 2 level area resistance di dekat EMA, dan di titik titik swing low 1 Level area support di bawah EMA sebagai target Profit awal kita,

3, Jika Harga sudah Mendekati atau Menyentuh Resistance dinamis EMA maupun Resistance di Swing High, maka selanjutnya buka time frame kecil misal H1 untuk mencari signal SELL

4. Di H1 jika harga sudah dekat atau menyentuh Resistance kemudian kita tunggu hingga terjadi perpotongan EMA 8 dengan EMA 21 dari atas ke bawah

\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

5. Kemudian kita lihat jarak dari rencana open posisi SELL kita dengan Support yang sudah kita tandai, apakah minimal memiliki jarak Risk Reward 1:1, Cara melihatnya dengan menggunakan Fibonanci Retracement yang sudah ditambahkan level -1,-2,-3 dan seterusnya. Cara menarik Fibonya adalah dari swing high ke posisi rencana open posisi SELL kita.

\Sistem Strategi Forex dengan Moving Average

Pada setup kali ini Risk Reward yang bisa kita dapat melebihi Reward 2, jika kita mendapatkan Setup dengan jarak sempit dari open posisi sampai area Target Profit tidak memberikan kita keuntungan minimal di garis Reward 1 pada fibo maka sebaiknya kita tidak melakukan open posisi pada setup trading tersebut.

6. kemudian kita hitung jarak antara open posisi ke Stoploss kita untuk menghitung lot yang kita gunakan. Perhitungannya:

  • Resiko yang bisa kita terima = $100
  • Jarak open posisi ke stoploss = 66 pips
  • Lot yang kita pasang = 1.5 lot ($100/66)
BACA JUGA:  Panduan Belajar Metode Price Action Forex

7. Terakhir kita bisa open posisi order buy langsung dengan lot 1.5 , stoploss di atas swing high h1 dan target profit di reward 1 atau reward 2, atau di reward 3 atau area Support D1 / Reward 4

8. Jangan lupa untuk Menggeser Stoploss Ke Open Posisi Jika Harga sudah Menyentuh garis fibo Reward 1 sebagai titik BEP ( Break Event Point) sehingga Resiko yang Awalnya $100 dollar setelah Stoploss di geser Resiko kita Menjadi nol atau +$1 untuk Mengamankan Open Posisi trading kita jika Harga tiba tiba Berbalik Arah

Strategi ini kurang menguntungkan saat terjadi Range sideway, sebaiknya hanya menggunakan strategi moving average ini saat terjadi trending Naik atau turun yang terlihat jelas, jika kita memang mau melakukan open posisi di saat range sideway maka disarankan untuk melakukan open posisi searah dengan arah trend long term yang bisa di lihat dari Swing high low pada chart pasangan mata uang yang ditradingkan

Catatan Terkait Lainnya